Mantan juara dunia MotoGP, Marc Marquez, pesimistis menghadapi MotoGP San Marino 2021 usai gagal menjadi juara di MotoGP Aragon 2021 akhir pekan lalu.

Marquez yang menempati posisi start keempat terus membuntuti Francesco Bagnaia. Sempat saling balap di lap-lap akhir, Marquez harus mengakui Bagnaia sebagai pemenang pada ajang yang di sponsori Joker123.

Para pembalap, termasuk Marquez, akan tampil di MotoGP San Marino pada akhir pekan ini. Kegagalan di Aragon membuat pembalap Repsol Honda tersebut tak cukup percaya diri bersaing dalam balapan seri ke-14 musim ini.

“Di Aragon saya mengalami kesulitan di beberapa bagian, Misano juga memiliki bagian seperti itu. Akan menarik untuk menguasai dengan baik. Jika tidak, maka ban depan akan mudah tergelincir tanpa melakukan kesalahan di Slot Online,” ujar Marquez.

Meski demikian, Marquez merasa senang bisa kembali berdiri di podium. Posisi runner up di MotoGP Aragon merupakan podium kedua Marquez pada musim ini setelah gelar juara di MotoGP Jerman.

“Tim dan Honda berusaha kuat, motivasi mereka begitu tinggi. Anda ingin lagi dan lagi dan lagi. Itulah mengapa podium begitu penting bagi saya dari sisi mental,” jelas pengoleksi delapan gelar juara dunia.

“Ketika Anda bekerja keras tetapi masih belum mendapatkan feeling yang pas, masih ada rasa sakit di bahu dan hasil tak juga datang, saya hanya manusia dan itu sulit,” sambungnya dikutip dari Speedweek.

Marquez saat ini menempati peringkat ke-10 dengan 79 poin. Marquez terpaut 135 poin dari Fabio Quartararo yang memimpin klasemen pembalap. Dengan sisa lima balapan lagi, Marquez sudah kehilangan kesempatan menjadi juara dunia musim ini.